Minggu, 17 Januari 2021

Materi E-Commerce (1)

 B. Materi Pelajaran

Latar Belakang E-Commerce

Pernahkan anda berbelanja online ? berbelanja melalui internet merupakan dampak yang positif di Era digital, dan Era Digital ini telah mengubah banyak hal, mulai dari aspek komunikasi, ekonomi sampai aktivitas jual beli. Perdagangan di zaman sekarang tidak berpusat pada pasar, swalayan, plaza, mall ataupun tempat-tempat perbelanjaan lainnya.

Orang mulai nyaman menggunakan e-commerce karena dengan berbelanja online, manusia tidak lagi harus pergi ke pusat perbelanjaan. Sekarang tinggal mengunjungi situs e-commerce, dan berbelanja segala transaksi selesai dan barang sampai di depan pintu rumah.

Di Indonesia, perdagangan elektronik meningkat beberapa tahun belakangan. Terlebih setelah munculnya berbagai macam situs marketplace, untuk lebih mengetahui lebih lanjut, kami akan membahas pengertian dan penjelasan lengkap tentang e-commerce berikut.

Apa Itu E-Commerce ?

E-commerce (Elektronik Commerce) atau dalam bahasa indonesia Perdagangan Secara Elektronik adalah aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa), dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seperti internet, televisi, atau jaringan komputer lainnya.
Secara sederhana e-commerce adalah proses pembelian maupun penjualan produk secara elektronik. e-commerce sendiri makian kian berkembang beberapa tahun belakangan ini dan secara perlahap menggantikan toko tradisional (Offline).

Pengertian E-commerce menurut para ahli

Dengan berbagai definisi tentang E-commerce. Maka, beberapa ahli yang menjelaskan tentang apa itu E-commerce adalah sebagai berikut :

1. Kalakota dan Whinston 

Menurut mereka Pengertian E-commerce adalah aktivitas beIanja online dengan menggunakan jaringan internet dan cara transaksinya melaIui transfer uang secara digital. meninjau pengertian E-Commerce dari empat perspektif, yaitu :

  1. Perspektif komunikasi, E-Commerce ialah sebuah proses pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui komputer ataupun peralatan elektronik lainnya.
  2. Perspektif proses bisnis, E-Commerce merupakan sebuah aplikasi dari suatu teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
  3. Perspektif layanan, E-Commerce ialah suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, manajemen, dan konsumen untuk mengurangi biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman
  4. Perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual produk atau barang serta informasi melalui layanan internet maupun sarana online yang lainnya

2. Loudon 

Menurut Loudon pengertian E-Commerce adalah suatu proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh pembeli dan penjual secara elektronik dari perusahaan ke perusahaan lain. Dalam transaksi tersebut menggunakan komputer sebagai perantaranya.

3. Shely Cashman

Menurut Shely Cashman E-commerce merupakan transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik, seperti internet.

  1. Jony Wong

Menurut Jony Wong pengertian dari electronic commerce adalah pembelian, penjualan dan pemasaran barang / jasa melaIui sistem elektronik.

  1. McLeod Pearson

Menurut McLeod Pearson Perdagangan elektronik atau yang disebut juga e-commerce, adalah pelaksanakan proses bisnis dengan memanfaatkan jaringan komunikasi dan komputer.

Jenis – jenis E-Commerce

Berikut beberapa jenis E-Commerce yang paling sering lakukan, antara lain :

  • E-commerce consumer to consumer (C2C)

Jenis e-commerce c2c ini dilakukan antara konsumen dengan konsumen. Misalnya, konsumen dari suatu produsen akan menjual kembali produk ke konsumen lainnya. Kalau Anda sering menggunakan Tokopedia, Bukalapak, OLXdan sejenisnya, maka inilah yang dinamakan B2C e-commerce.

  • E-Commerce business to business (B2B)

Jenis bisnis B2B ini dilakukan oleh orang atau pihak yang saling berkepentingan dalam menjalankan bisnis, di mana keduanya saling mengenal dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan.

Biasanya, jenis B2B dilakukan secara berkelanjutan karena kedua belah pihak saling mendapatkan keuntungan dan adanya kepercayaan satu sama lain. Contoh dari bisnis B2B adalah ketika dua perusahaan mengadakan transaksi jual beli secara onine, begitu juga dengan pembayaran yang tersedia menggunakan kartu kredit.

E-commerce consumer to business (C2B)

Jenis C2B adalah bisnis antara konsumen dan produsen. Bisnis tersebut dilakukan oleh konsumen kepada para produsen yang menjual produk atau jasa. Sebagai contoh, konsmen akan memberitahukan detail produk atau jasa yang diinginkan secara online kepada para produsen. Nantinya, produsen yang mengetahui permintaan tersebut akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan konsumen.

E-commerce business to consumer (B2C)

Jenis e-commerce B2C adalah dilakukan oleh pelaku bisnis dan konsumen. Transaksi e-commerce ini terjadi layaknya jual-beli biasa. Konsumen mendapatkan penawaran produk dan melakukan pembelian secara online. Sebagai contoh, produsen menjual produk ke konsumen secara online.

Di sini, pihak produsen akan menjalankan bisnis dengan memasarkan produknya ke konsumen tanpa adanya feedback dari konsumen untuk melakukan bisnis kembali. Artinya, produsen hanya memasarkan produk atau jasa, sementara pihak konsumen hanya sebagai pembeli atau pemakai.

 Metode Pembayaran E-Commerce

 Untuk masalah pembayaran, ada beberapa metode yang sering digunakan dalam E-Commerce, yaitu :

  • Pembayaran Elektronik

Pembayaran dengan metode ini menggunakan internet banking, kartu kredit/debit, atau dengan uang digital yang sudah beredar seperti Go-Pay, Ovo, Link aja, Dana, Dan lainnya.

  • Pembayaran Cash On Delivery ( Cash On Delivery )

Transaksi pembayaran dengan metode ini dilakukan secara langsung. Jadi Penjual dan Pembeli akan bertemu sesuai dengan kesepakatan ( bisa juga dengan bantuan perantara kurir ), setelah menerima barang, pembeli membayarkan uang secara tunai kepada pihak Penjual. Pembayaran menggunakan metode ini juga dapat meminimalisir terhadap penipuan secara online.

  • Pembayaran lewat Transfer

Pihak pembeli akan mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening penjual. setelah membayar, barang baru akan dikirim oleh penjual melalui jasa pengiriman.

 Manfaat E-Commerce

 Berikut beberapa mamfaat alasan mengapa e-commerce merupakan pilihan yang menarik bagi para pengusaha :

  • Menghemat Waktu
  • Pembeli lintas Wilayah
  • Mampu meningkatkan market exposure
  • Mampu meningkatkan customer loyality
  • Mampu meningkatkan supplier management
  • Mampu mengurangi biaya operasional(operating cost)
  • Dapat mempersingkat waktu produksi
  • Selalu Buka
  • Manajemen Persediaan Otomatis
  • Mempermudah pembayaran karena dapat dilakukan secara onlinB. Materi Pelajaran

    Latar Belakang E-Commerce

    Pernahkan anda berbelanja online ? berbelanja melalui internet merupakan dampak yang positif di Era digital, dan Era Digital ini telah mengubah banyak hal, mulai dari aspek komunikasi, ekonomi sampai aktivitas jual beli. Perdagangan di zaman sekarang tidak berpusat pada pasar, swalayan, plaza, mall ataupun tempat-tempat perbelanjaan lainnya.

    Orang mulai nyaman menggunakan e-commerce karena dengan berbelanja online, manusia tidak lagi harus pergi ke pusat perbelanjaan. Sekarang tinggal mengunjungi situs e-commerce, dan berbelanja segala transaksi selesai dan barang sampai di depan pintu rumah.

    Di Indonesia, perdagangan elektronik meningkat beberapa tahun belakangan. Terlebih setelah munculnya berbagai macam situs marketplace, untuk lebih mengetahui lebih lanjut, kami akan membahas pengertian dan penjelasan lengkap tentang e-commerce berikut.

    Apa Itu E-Commerce ?

    E-commerce (Elektronik Commerce) atau dalam bahasa indonesia Perdagangan Secara Elektronik adalah aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa), dengan memanfaatkan jaringan telekomunikasi seperti internet, televisi, atau jaringan komputer lainnya.
    Secara sederhana e-commerce adalah proses pembelian maupun penjualan produk secara elektronik. e-commerce sendiri makian kian berkembang beberapa tahun belakangan ini dan secara perlahap menggantikan toko tradisional (Offline).

    Pengertian E-commerce menurut para ahli

    Dengan berbagai definisi tentang E-commerce. Maka, beberapa ahli yang menjelaskan tentang apa itu E-commerce adalah sebagai berikut :

    1. Kalakota dan Whinston 

    Menurut mereka Pengertian E-commerce adalah aktivitas beIanja online dengan menggunakan jaringan internet dan cara transaksinya melaIui transfer uang secara digital. meninjau pengertian E-Commerce dari empat perspektif, yaitu :

    1. Perspektif komunikasi, E-Commerce ialah sebuah proses pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui komputer ataupun peralatan elektronik lainnya.
    2. Perspektif proses bisnis, E-Commerce merupakan sebuah aplikasi dari suatu teknologi menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
    3. Perspektif layanan, E-Commerce ialah suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, manajemen, dan konsumen untuk mengurangi biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman
    4. Perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual produk atau barang serta informasi melalui layanan internet maupun sarana online yang lainnya

    2. Loudon 

    Menurut Loudon pengertian E-Commerce adalah suatu proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh pembeli dan penjual secara elektronik dari perusahaan ke perusahaan lain. Dalam transaksi tersebut menggunakan komputer sebagai perantaranya.

    3. Shely Cashman

    Menurut Shely Cashman E-commerce merupakan transaksi bisnis yang terjadi dalam jaringan elektronik, seperti internet.

    1. Jony Wong

    Menurut Jony Wong pengertian dari electronic commerce adalah pembelian, penjualan dan pemasaran barang / jasa melaIui sistem elektronik.

    1. McLeod Pearson

    Menurut McLeod Pearson Perdagangan elektronik atau yang disebut juga e-commerce, adalah pelaksanakan proses bisnis dengan memanfaatkan jaringan komunikasi dan komputer.

    Jenis – jenis E-Commerce

    Berikut beberapa jenis E-Commerce yang paling sering lakukan, antara lain :

    • E-commerce consumer to consumer (C2C)

    Jenis e-commerce c2c ini dilakukan antara konsumen dengan konsumen. Misalnya, konsumen dari suatu produsen akan menjual kembali produk ke konsumen lainnya. Kalau Anda sering menggunakan Tokopedia, Bukalapak, OLXdan sejenisnya, maka inilah yang dinamakan B2C e-commerce.

    • E-Commerce business to business (B2B)

    Jenis bisnis B2B ini dilakukan oleh orang atau pihak yang saling berkepentingan dalam menjalankan bisnis, di mana keduanya saling mengenal dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan.

    Biasanya, jenis B2B dilakukan secara berkelanjutan karena kedua belah pihak saling mendapatkan keuntungan dan adanya kepercayaan satu sama lain. Contoh dari bisnis B2B adalah ketika dua perusahaan mengadakan transaksi jual beli secara onine, begitu juga dengan pembayaran yang tersedia menggunakan kartu kredit.

    E-commerce consumer to business (C2B)

    Jenis C2B adalah bisnis antara konsumen dan produsen. Bisnis tersebut dilakukan oleh konsumen kepada para produsen yang menjual produk atau jasa. Sebagai contoh, konsmen akan memberitahukan detail produk atau jasa yang diinginkan secara online kepada para produsen. Nantinya, produsen yang mengetahui permintaan tersebut akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan konsumen.

    E-commerce business to consumer (B2C)

    Jenis e-commerce B2C adalah dilakukan oleh pelaku bisnis dan konsumen. Transaksi e-commerce ini terjadi layaknya jual-beli biasa. Konsumen mendapatkan penawaran produk dan melakukan pembelian secara online. Sebagai contoh, produsen menjual produk ke konsumen secara online.

    Di sini, pihak produsen akan menjalankan bisnis dengan memasarkan produknya ke konsumen tanpa adanya feedback dari konsumen untuk melakukan bisnis kembali. Artinya, produsen hanya memasarkan produk atau jasa, sementara pihak konsumen hanya sebagai pembeli atau pemakai.

     Metode Pembayaran E-Commerce

     Untuk masalah pembayaran, ada beberapa metode yang sering digunakan dalam E-Commerce, yaitu :

    • Pembayaran Elektronik

    Pembayaran dengan metode ini menggunakan internet banking, kartu kredit/debit, atau dengan uang digital yang sudah beredar seperti Go-Pay, Ovo, Link aja, Dana, Dan lainnya.

    • Pembayaran Cash On Delivery ( Cash On Delivery )

    Transaksi pembayaran dengan metode ini dilakukan secara langsung. Jadi Penjual dan Pembeli akan bertemu sesuai dengan kesepakatan ( bisa juga dengan bantuan perantara kurir ), setelah menerima barang, pembeli membayarkan uang secara tunai kepada pihak Penjual. Pembayaran menggunakan metode ini juga dapat meminimalisir terhadap penipuan secara online.

    • Pembayaran lewat Transfer

    Pihak pembeli akan mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening penjual. setelah membayar, barang baru akan dikirim oleh penjual melalui jasa pengiriman.

     Manfaat E-Commerce

     Berikut beberapa mamfaat alasan mengapa e-commerce merupakan pilihan yang menarik bagi para pengusaha :

    • Menghemat Waktu
    • Pembeli lintas Wilayah
    • Mampu meningkatkan market exposure
    • Mampu meningkatkan customer loyality
    • Mampu meningkatkan supplier management
    • Mampu mengurangi biaya operasional(operating cost)
    • Dapat mempersingkat waktu produksi
    • Selalu Buka
    • Manajemen Persediaan Otomatis
    • Mempermudah pembayaran karena dapat dilakukan secara online

Minggu, 10 Januari 2021

Cara Mempertahankan Loyalitas Konsumen Dalam Bisnis Online

 Materi Pelajaran

Konsumen adalah salah satu faktor terpenting dalam kehidupan bisnis, bahkan merupakan asset berharga bagi kelangsungan sebuah bisnis termasuk bisnis online. Selain harus mampu memasarkan produk ke konsumen baru, sebagai pembisnis juga harus mampu mempertahankan konsumen lama agar tetap setia dengan produk/jasa yang dijual perusahaan.

Apalagi di era digital saat ini, setiap konsumen semakin gampang memilih toko online yang sesuai dengan kriterianya. Jika produk dan pelayanan bisnis online kamu mengecewakan, maka konsumen pasti langsung beralih ke toko lain yang dianggap lebih baik.Untuk itu, seorang pembisnis harus berupaya membuat konsumen setia dengan toko online yang kita usahakan.

Berikut  ini cara yang dapat dilakukan untuk mempertahankan loyalitas konsumen.

1. Utamakan Kualitas Produk

Sebagian besar konsumen bisa loyal karena puas dengan kualitas produk. Dalam bisnis online, gambar dan deskripsi produk yang kamu tampilkan di website atau media sosial harus sama dengan aslinya. Sehingga saat konsumen memilikinya, mereka tidak merasa tertipu. Anda harus menjaga mutu produk yang kamu tawarkan sesuai ekspektasi konsumen.

2. Perhatikan Pelayanan Sebelum dan Sesudah Transaksi

Seringkali pebisnis hanya fokus pada pelayanan sebelum transaksi. Namun, seharusnya pelayanan diberikan secara menyeluruh hingga sesudah pembelian. Tunjukkan bahwa kamu memperhatikan kepuasan konsumen, bukan hanya mengincar penjualan. Terus bangun komunikasi yang baik dari awal penawaran hingga saat konsumen mendapatkan produk kamu.

3. Minta Masukan dari Konsumen Mengenai Produk Kamu

Setelah konsumen menerima produk yang dikirim, selanjutnya menghubunginya untuk mengucapkan terima kasih sekali lagi, sekaligus meminta testimoni atau mengirim survei kepuasan konsumen melalui email. Jika ada kekurangan, kamu bisa meminta maaf dan berjanji pada konsumen untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.

4. Mengatasi Keluhan Konsumen dengan Baik

Jika ada konsumen yang komplain, kata maaf saja biasanya tidak cukup. Kamu harus mengatasi masalahnya dengan tuntas. Dengarkan keluhannya dan berikan solusi sesuai dengan kebijakan toko online kamu. Hadapi setiap keluhan dengan bijaksana dan pastikan konsumen yang kecewa bisa kembali merasa puas. Lakukan penanganan komplain pelanggan dengan cepat kooperatif dan akurat, jika perlu berikan loyalti sebagai pengganti rasa kekecewaan konsumen

5. Manfaatkan Teknologi untuk Membangun Komunikasi

Manfaatkan teknologi untuk promosi sekaligus membangun komunikasi dengan konsumen. Seperti mengirimkan email bulanan yang berisi informasi terbaru dari bisnis kamu, atau bisa juga mengirimkannya melalui WhatsApp, LINE, dan SMS. Selain itu, kamu bisa coba berteman dengan konsumen di media sosial dan aktif membagikan konten yang menarik. Selain itu, bangun komunikasi yang baik dengan konsumen, sehingga konsumen tidak berpaling ke toko online lain yang produk yang sama atau serupa. Pertahankan loyalitas konsumen sebisa mungkin!. Ingat konsumen adalah asset bagi perusahaan.

6. Berikan Penawaran Spesial Bagi Konsumen yang Royal

Konsumen yang royal sangat berhak mendapatkan apresiasi dengan memberikan penawaran spesial. Seperti dengan memberikan diskon 10% sd 20% bagi konsumen yang sudah lebih dari 3 kali melakukan transaksi, atau dikasih souvenir agar konsumen merasa senang dan berikan pengalaman berbelanja yang berkesan untuknya.

7.  Buat Kegiatan Bersama Konsumen

Jika memungkinkan, coba buat kegiatan bersama konsumen. Seperti mengadakan acara kopi darat atau event bazar secara berkala. Meski kamu menjalankan bisnis berbasis online, membangun komunitas dan menjalin hubungan di dunia nyata juga bagus untuk mempertahankan konsumen. Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mempertahankan konsumen. Tingkatkan terus kualitas produk dan pelayanan kamu untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.

8.  Hak Istimewa Khusus Pelanggan Setia

Anda dapat memberikan hak istimewa khusus diberikan pada pelanggan yang secara berkala sering melakukan transaksi dengan toko online Anda. Misalnya Anda dapat memberikan hadiah secara berkala pada saat-saat tertentu seperti pada hari ulangtahun pelanggan, maka pelanggan akan merasa istimewa dan diperhatikan oleh online shopyang Anda miliki. Hal ini bertujuan agar kepercayaan pelanggan meningkat, sehingga dapat membuatnya semakin setia untuk bertransaksi dengan Anda.

9.  Pantau Kepuasan Pelanggan

Banyak konsumen berpindah bukan karena produk dan layanan tak memuaskan, namun karena mereka merasa tidak diapresiasi. Cara paling tepat untuk mempertahankan pembelian selanjutnya adalah dengan mengikuti perkembangan konsumen dan menawarinya berbagai layanan yang Anda miliki. Anda juga dapat memberitahu konsumen mengenai produk maupun layanan terbaru dengan harapan mereka tertarik dan datang untuk melakukan transaksi.

10. Dengarkan Opini dan Saran dari Pelanggan

Untuk bisnis online yang sedang berkembang maupun yang sudah sangat sukses, penting untuk mencari tahu tentang apa yang disukai dan tidak disukai oleh pelanggan. Catatlah keluhan-keluhan pelanggan agar Anda dapat menciptakan solusi yang akurat untuk memperbaiki kualitas toko online Anda. Selain itu, pelanggan akan puas terhadap pelayanan dan produk yang ditawarkan pada mereka.

Selasa, 17 November 2020

SEO (Search Engine Optimization )

 Materi Pelajaran

1. Pengertian SEO (Search Engine Optimization )

Search Engine Optimization atau SEO adalah upaya mengoptimasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian. Dengan mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian, potensi trafik organik Anda pun meningkat.

Selain menghasilkan trafik organik yang tinggi, SEO juga akan membantu Anda mendapatkan trafik yang tepat. Jadi Anda tidak hanya fokus pada trafik tinggi, tetapi juga trafik yang tepat sesuai dengan tujuan utama website Anda. 

Untuk bisa mendapatkan trafik tinggi yang tepat sasaran, Anda perlu mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh mesin pencari, dalam hal ini Google. Anda perlu memahami bagaimana cara kerja SEO, algoritma Google, dan indikator utama SEO. Semuanya akan Anda pelajari di bab-bab selanjutnya di bawah ini.  

2. Cara Kerja SEO

Mesin pencari menggunakan algoritma tertentu untuk menentukan konten mana yang layak menempati ranking teratas hasil pencarian. Ini berlaku untuk semua mesin pencari baik itu Google, Yahoo!, Bing, maupun Duckduckgo. 

Kami tidak akan membahas algoritma di setiap mesin pencari. Di sini kami hanya membahas algoritma Google. Kenapa? Karena Google menguasai lebih dari 90 % pangsa pasar mesin pencari di seluruh dunia. Jadi ketika membicarakan cara kerja SEO, algoritma Google menjadi patokannya. 

Google selalu memperbarui algoritmanya untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan dan solutif untuk penggunanya. Dari 2011 sampai saat ini, setidaknya sudah ada delapan major update untuk algoritma Google.

Jadi Anda harus selalu update tentang algoritma Google ini. Sebab langkah optimasi yang berdasarkan algoritma lama Google tidak akan memberikan efek apa pun. Misalnya, salah satu taktik lama yang digunakan adalah keyword stuffing. 

Keyword stuffing adalah praktik memasukkan focus keyword sebanyak-banyaknya di sebuah artikel. Taktik ini dulu cukup efektif, bahkan jika konten Anda singkat dan tidak relevan sama sekali dengan focus keyword yang Anda masukkan.

Namun, dengan pembaruan algoritma Google, kini taktik tersebut tidak lagi efektif. Bahkan Anda bisa terkena penalti jika ketahuan mempraktikkannya. Konten Anda bisa dianggap berisi spam jika terlalu banyak mengulang focus keyword. 

Kalau begitu, langkah optimasi SEO seperti apa yang sesuai dengan algoritma Google terbaru? Setidaknya ada delapan indikator SEO berdasarkan algoritma Google terbaru, dari struktur URL hingga kecepatan website. 

3. Indikator Utama SEO

Indikator utama SEO selalu berubah secara berkala. Perubahan indikator ini bergantung pada algoritma Google. Jika Google memperbarui algoritmanya, indikator SEO pun berubah. 

1. Struktur URL

Struktur URL yang sederhana memudahkan mesin pencari untuk mengenali website Anda dan topik utama yang Anda bahas. Sebaiknya buat struktur URL yang sederhana, cukup mengandung nama domain dan judul artikel. Berikut adalah contoh struktur URL yang ideal: https://www.namawebsiteanda.com/judulkonten

2. Penggunaan SSL/TLS

Sejak 2014, Google mulai mengutamakan website-website yang menggunakan SSL/TLS. Sebab website dengan SSL/TLS mengenkripsi semua transfer data yang terjadi di website tersebut. Jadi keamanan data pengguna lebih aman. 

Selain itu, Google Chrome telah menandai website tanpa SSL/TLS sebagai not secure. Jika domain website Anda belum menggunakan SSL/TLS, sekarang adalah saat yang tepat untuk mengaktifkannya. 

Cara mengetahui apakah website Anda sudah memakai SSL/TLS atau belum adalah melihat alamat website di browser. Jika masih diawali dengan HTTP, artinya website Anda belum menggunakan SSL/TLS. Website yang sudah mengaktifkan SSL/TLS, alamat websitenya diawali dengan HTTPS.

3. Topik Konten

Anda harus memiliki beberapa topik utama yang saling berhubungan untuk membangun struktur website yang baik. Setelah menentukan beberapa topik utama, Anda perlu membuat konten mengenai topik-topik tersebut.

Misalnya, Anda punya blog traveling. Setidaknya ada beberapa topik utama seperti jalan-jalan, kuliner, dan penginapan. Ketiga topik tersebut saling berkaitan dengan topik utama blog, yaitu traveling. 

Semakin banyak konten yang membahas topik yang saling berkaitan, semakin besar kemungkinan website Anda untuk muncul di halaman pertama hasil pencarian topik tersebut. Sebab website dengan konten yang topiknya saling berkaitan lebih mudah dikenali oleh mesin pencari. 

4. Search Intent

Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih. Search intent atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu.

Misalnya, ketika memasukkan kata kunci “bola” di Google, hasil pencarian teratasnya akan menampilkan berbagai portal berita bola seperti ini:

Kenapa website yang membahas pengertian bola, jenis bola, macam-macam bola tidak bisa menang di kata kunci ini? Sebab mayoritas pengguna yang mencari kata kunci “bola” bermaksud untuk mencari berita bola, bukan pengertian bola dan jenis-jenisnya. Jadi Google mengutamakan konten yang sesuai dengan search intent kebanyakan pengguna.

5. Struktur Konten

Selain menyesuaikan konten dengan search intent, Anda juga harus membuat konten yang mudah dipahami. Mudahkan pembaca dalam menemukan jawabannya di konten Anda dengan struktur yang jelas dan rapi. 

Caranya cukup mudah, yaitu menggunakan heading dan subheading untuk poin-poin paling penting dalam konten. Anda juga bisa menambahkan foto, gambar ilustrasi, infografik, atau bahkan video untuk membantu pembaca memahami konten Anda. 

6. Meta Tags

Meta tags terdiri dari title tag dan meta description. Fungsinya adalah membantu Google untuk memahami keseluruhan konten di sebuah halaman website. Pertama, title tag adalah judul artikel Anda yang muncul di hasil pencarian. Judul artikel tidak bisa terlalu panjang karena Google akan memotongnya sesuai standar yang berlaku. 

Kedua, meta description adalah teks yang merangkum konten Anda di hasil pencarian. Teks ini terletak tepat di bawah judul dan URL artikel. Meta description biasanya terdiri dari 120 sampai 130 karakter. 

7. Backlink

Backlink masih menjadi salah satu faktor utama SEO. Semakin banyak backlink ke website Anda, Google akan menganggap website Anda memiliki kredibilitas tinggi. Namun, backlink tersebut juga harus berasal dari website atau blog berkualitas, bukan blog atau website berkualitas rendah. 

8. Kecepatan Website

Kecepatan loading website memegang peranan penting dalam SEO Anda. Sejak 2018, google menetapkan kecepatan loading website (di desktop dan perangkat mobile) sebagai salah satu indikator utama SEO. Semakin cepat loading website, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan ranking lebih tinggi di hasil pencarian Google.

4. Jenis-Jenis SEO

Terdapat dua jenis SEO, yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya sama-sama penting dan saling berkaitan. Jadi Anda harus menerapkan keduanya untuk praktik SEO di website Anda makin optimal.

1. SEO On Page

Apa itu SEO on page? SEO on page adalah langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan di dalam website Anda. Beberapa langkah optimasi SEO on page meliputi: permalink, judul konten, struktur konten, penggunaan heading, kecepatan website, tema responsif, hingga internal linking. 

2. SEO Off Page

Berbeda dari SEO on page, SEO off page adalah sejumlah langkah optimasi SEO yang dilakukan di luar website Anda. Jadi mengoptimasi konten dan website Anda saja belum cukup. Ada banyak faktor di luar website yang bisa berpengaruh terhadap kualitas SEO Anda.

Salah satu faktor di luar website yang cukup mempengaruhi kualitas SEO adalah backlink atau inbound link. Backlink menjadi indikator bahwa konten Anda menjadi rujukan website lain. Semakin banyak website berkualitas yang merujuk ke konten Anda, semakin baik. Google menilai website Anda sebagai website yang kredibel dan meningkatkan peluang untuk naik peringkat. Selain backlink, masih ada beberapa faktor penting lain untuk SEO off page.

5. Tujuan dan Manfaat SEO

SEO bukan jadi pilihan lagi, melainkan kewajiban untuk semua website. Mengapa langkah optimasi ini begitu penting? Berikut manfaatnya SEO dalam website.

1. Mesin Pencari adalah Sumber Informasi

Kini orang-orang bisa mendapatkan informasi hanya dengan satu klik saja, yaitu dengan mesin pencari. Di Indonesia sendiri, 75% pengguna internet sudah terbiasa menggunakan mesin pencari seperti Google untuk mencari berbagai macam informasi, dari informasi harga, berita, informasi kesehatan, hingga informasi politik.

2. Trafik Didominasi Konten di Halaman Pertama

Muncul di hasil pencarian Google saja tidak cukup. Jika konten Anda hanya muncul di halaman kedua, ketiga, atau bahkan di atasnya, kemungkinan untuk mendapatkan trafik lebih kecil. Konten Anda setidaknya harus muncul di halaman pertama!

Menurut 91,5 persen trafik didominasi oleh website yang muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Lebih detail lagi, 91,5 persen trafik tersebut didominasi oleh tiga posisi teratas. Secara berurutan, posisi pertama, kedua, dan ketiga masing-masing mendapatkan trafik sebesar 29,6 persen, 13,1 persen, dan 9,2 persen

3. Website Anda Ditemukan Melalui Berbagai Kata Kunci

Dengan menerapkan langkah optimasi SEO,  website Anda bakal lebih mudah ditemukan dari berbagai kata kunci. Anda bisa menjangkau lebih banyak audiens menggunakan berbagai macam kata kunci yang berhubungan dengan topik utama Anda. 

Misalnya, topik utama website/blog Anda adalah olahraga. Ada banyak kata kunci berkaitan dengan olahraga yang bisa Anda targetkan. Anda bisa membahas tentang sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, dan topik-topik lain yang masih berkaitan dengan olahraga. 

4. Brand Awareness dan Kredibilitas Meningkat

Sebanyak 88% konsumen melakukan riset online sebelum melakukan pembelian. Keadaan ini menuntut pemilik bisnis untuk bisa memiliki brand awareness yang baik agar bisa selalu ditemukan di dunia maya. Salah satu cara terbaik untuk membangun brand awareness di era digital ini adalah dengan meningkatkan kualitas SEO.

Semakin mudah website Anda ditemukan di hasil pencarian Google, semakin banyak orang yang mengetahui website Anda. Dengan begitu orang-orang akan semakin familiar dengan bisnis Anda dan brand awareness online Anda meningkat.

5. Trafik Organik Lebih Mudah Dikonversi 

Salah satu alasan mengapa SEO begitu penting untuk bisnis adalah kemudahan untuk konversi (conversion). Pengunjung yang datang secara organik cenderung lebih mudah dikonversi menjadi leads atau pelanggan. Berdasarkan data Similarweb trafik organik 10 kali lebih mudah dikonversi dibandingkan trafik dari media sosial.

Demikian penjelasan mengenai apa itu SEO serta cara kerja, indikator, dan manfaatnya. Harapannya dengan membaca artikel ini Anda sudah paham dasar-dasar SEO, dari pengertian SEO hingga faktor-faktor utama yang mempengaruhinya.


Selasa, 10 November 2020

Strategi Menambah Subscriber Video YouTube

 Materi Cara menambah subscriber Video YouTube

Salah satu cara mengukur kepopuleran dan kesuksesan channel YouTube kamu adalah dengan melihat angka subscriber yang kamu miliki di platform tersebut. Lagipula semakin banyak jumlah subscriber yang kamu miliki, tentu peluang kamu untuk untuk mendapatkan view tinggi juga dapat semakin besar. Untuk bisa meningkatkan jumlahnya, ada beberapa cara menambah subscriber YouTube yang perlu dilakukan. 

1. Buat konten yang menarik dan berkualitasMenyajikan konten yang berkualitas dan menarik menjadi salah satu cara menambah subscriber YouTube yang efektif. Untuk membuat konten yang berkualitas cobalah mulai dengan menentukan siapa yang menjadi audiens kamu. Cari tahu konten dan topik apa yang sesuai ketertarikan mereka. 

Kamu juga bisa menganalisis berbagai konten video yang sudah kamu unggah sebelumnya dengan melihat metrik engagement, watch time, rata-rata durasi menonton, dan retensi audiens untuk melihat topik dari video mana yang menghasilkan engagement paling tinggi. Melalui cara ini kamu bisa menemukan ide tipe konten seperti apa yang kemungkinan besar lebih berpeluang meningkatkan engagement dengan audiens dan membantu kamu mendapatkan lebih banyak subscriber.

Tambahkan pula visual pada konten agar semakin menarik, lalu gunakan hook yang menarik di setiap awal video agar mereka mau menonton dari awal hingga akhir. Setelah membuat konten yang berkualitas seperti ini maka cobalah untuk konsisten mengunggahnya secara rutin.

2. Buatlah playlist Agar audiens tertarik menjadi subscriber kamu, buatlah agar mereka nyaman berada di channel kamu tersebut. Salah satu caranya yaitu dengan mengatur konten video kamu sedemikian rupa ke dalam playlist dengan kategori tertentu sehingga mereka pun dengan mudah dapat menonton video kamu secara berkelanjutan.

Agar  playlist yang kamu buat lebih memberi dampak yang maksimal, lebih baik kelola playlist tidak hanya berdasar topik melainkan berdasarkan hasil apa yang ditawarkan kepada audiens. Contoh, daripada membuat playlist “Tips SEO”, akan lebih baik bila kamu bisa mengumpulkan semua video di channel YouTube kamu yang membahas penerapan SEO ke dalam playlist yang kamu beri judul “Cara memperoleh ranking yang tinggi di Google”.

Dengan cara ini, audiens pun bisa lebih tertarik untuk menonton dan menjadi subscriber kamu karena mereka tahu tujuan dan hasil yang akan mereka peroleh dengan menonton keseluruhan playlist video di channel kamu tersebut. 

3. Rekomendasikan video lain di bagian akhir video Semakin tinggi keinginan audiens untuk menonton video yang kamu unggah, semakin tinggi pula kemungkinan mereka akan tertarik untuk menjadi subscriber kamu. Itu sebabnya pikirkan cara agar mereka semakin banyak menonton video yang kamu unggah di channel YouTube tersebut. Bagaimana caranya? Salah satu caranya adalah dengan merekomendasikan video kamu lainnya di bagian end screen setiap video YouTube kamu. 

Untuk melakukan hal ini, kamu cukup sisakan 10 detik di akhir video kamu khusus untuk bagian End Screen. Lalu gunakan YouTube End Screen Editor untuk menambahkan tautan ke video terkait atau rekomendasi video lainnya. Strategi ini menjadi salah satu cara yang dapat membawa lebih banyak views dan subscriber ke channel kamu.

4. Tambahkan button subscribe pada bagian branding watermark 
Cara menambahkan subscriber YouTube lainnya yang bisa kamu coba adalah dengan menambahkan button subscribe pada bagian branding watermark video kamu. Dengan melakukan hal ini kamu memudahkan audiens untuk langsung menekan tombol subscribe ke channel kamu melalui video yang baru saja mereka tonton.

5. Optimasi kata kunciUntuk menarik subscriber ke saluran YouTube kamu, hal yang tidak boleh dilewatkan adalah membuat video-video konten kamu dapat ditemukan terlebih dahulu. Itu artinya kamu harus membuat video dengan peringkat yang baik di laman pencarian YouTube. 

Lakukan optimalisasi video dan saluran YouTube kamu dengan menempatkan kata kunci yang relevan di judul, tag, deskripsi, file video, file SRT serta file thumbnail. Lihat pula kata kunci apa yang paling banyak memandu audiens ke video kamu dari laporan pencarian YouTube lalu tambahkan kata kunci tersebut ke metadata kamu. 

Selain mengoptimalkan kata kunci pada bagian-bagian ini, kamu juga bisa membuat video-video baru dengan memerhatikan kata kunci populer yang ada di YouTube. 

6. Buat thumbnail atau Judul yang menarik 

Thumbnail yang menarik dapat mendorong orang untuk mengklik, menonton video dan pada akhirnya tertarik untuk menjadi subscriber kamu. Karena itu buatlah thumbnail kamu semenarik mungkin ya. 

Untuk membuat thumbnail yang menarik dan mencolok, kamu bisa menyertakan foto orang yang sedang berbicara atau dengan membedakan warna latar depan dan belakang thumbnail.

7. Buatlah trailer saluran YouTube kamu

Buat cuplikan yang memberi audiens sedikit informasi tentang apa yang ditawarkan dari channel kamu, seperti informasi tentang apa brand kamu, jenis video yang biasa kamu unggah, hingga jadwal rilis video kamu.

Untuk membuat trailer channel YouTube yang menarik, ada beberapa tips lain yang bisa kamu simak: 

  • Mulai trailer dengan tagline channel kamu
  • Buat trailer hanya dengan durasi maksimal 60 detik atau kurang. 
  • Tunjukkan keunggulan kamu dalam cuplikan tersebut. Misalnya potongan video dari beragam video yang kamu telah buat. 

8. Terlibat dengan audiens

Saat kamu berinteraksi dengan audiens kamu, itu memberikan mereka rasa kepuasan tersendiri. Ini dapat mengarahkanmu pada peluang bertambahnya subscriber menjadi lebih tinggi. 

Ucapkanlah terima kasih pada akhir video untuk audiens yang meluangkan waktu untuk menonton video tersebut. Dorong pula audienes untuk berkomentar atau memberi pendapat tentang video kamu, lalu balaslah komentar mereka tersebut. 

Riset menyebutkan bahwa komentar video memiliki korelasi yang kuat dengan peringkat video kamu di YouTube. Jangan mengabaikan komentar penonton karena, dari komentar mereka kamu juga bisa mendapat ide baru atau bahkan melakukan evaluasi pada konten yang dibuat.

Cara lain berinteraksi dengan audiens yang bisa kamu pertimbangkan adalah dengan mengadakan live streaming sesekali. 

9. Promosikan di platform lain 

Cobalah untuk mempromosikan video kamu di platform lain seperti di media sosial, forum dan blog diskusi, email marketing atau dengan cara berkolaborasi bersama channel YouTube lain. 

Dengan melakukan hal ini semakin besar pula peluang channel YouTube kamu  akandilihat oleh penonton dan menarik perhatian mereka agar menjadi subscriber  kamu.

Itulah 9 cara menambah subscriber YouTube yang bisa kamu coba. Ingat, bahwa untuk mendapatkan subscriber yang banyak tentu butuh waktu dan usaha. Karena itu jangan menyerah bila saat ini subscriber kamu masih sedikit. Lakukan evaluasi dan maksimalkan saluran YouTube kamu dengan memerhatikan beberapa tips di atas. Dengan melakukan hal ini niscaya peluang kesuksesan kamu akan semakin terbuka dan kamu pun bisa mendapatkan penghasilan  yang semakin besar di kemudian harinya.